Tiba-tiba aja seorang temen chatting nyeletuk.. nah.. agnes monica imannya lebih besar sih.. dia melayani tuhan dengan sungguh. makanya dia menang SCTV award.. coba kalo leony juga melayani tuhan dengan sungguh, pasti tuhan beri dia juga sama besar sama Agnes Monica.
apa iya ya.. apa persoalanya menangnya si agnes monica juga berkaitan dengan iman. dan sebenernya apa sih arti dan mkna tentang iman itu sendiri.
Iman. nama ini persis nama adek seppu gue yang tinggal di penghujung Kulon Jawa sana. tempat badak dan badui bertengger di habitatnya. Ya. dia juga bisa jadi cuma sekedar nama orang. karena dari suku kata dan penggalannya cukup mudah untuk dilafalkan. jadilah iman merupakan panggilan akrab keseharian seorang, sesosok atau mungkin juga seekor manusia.
sederhananya arti iman adalah percaya : tapi apakah kepercayaan itu itu sendiri sebuah keimanan? dan lantas ketika kita tidak mempercayai dan skeptis kemudian kita termasuk tidak beriman? pertanyaan selanjutnya. apa dan definisi seperti apa iman itu. lalu ketika agnes monica lebih beriman dari leony apa dengan begitu agnes monica lebih beriman, karena sudah mencapai sebuah pencapaian prestasi tertentu. lalu ketika agnes menunjukan puser, perut mulusnya dan tentu juga pahanya yang putih itu terlihat jelas sangat moleknya. definisi iman yang seperti apa yang relevan untuk kasus ini???
Secara umum, manusia cenderung memisahkan peristiwa yang terjadi dalam istilah "baik" dan "buruk". Pemisahan tersebut sering bergantung pada kebiasaan atau tendensi peristiwa itu sendiri. Reaksi mereka terhadap peristiwa tersebut berubah-ubah tergantung pada kepelikan dan bentuk kejadian tersebut; bahkan apa yang akhirnya akan mereka rasakan dan alami biasanya ditentukan oleh kebiasaan sosial masyarakat.
Hampir semua orang memiliki sisa-sisa mimpi masa kecil, bahkan dalam hidup mereka selanjutnya, walaupun rencana-rencana ini tidak selalu terjadi sesuai dengan apa yang diharapkan atau direncanakan. Kita selalu cenderung kepada kejadian-kejadian yang tidak diharapkan dalam hidup. Peristiwa tersebut dapat sekejap saja melemparkan hidup kita ke dalam kekacauan. Ketika seseorang berniat untuk menjalankan hidupnya dengan normal, ia mungkin berhadapan dengan rangkaian perubahan yang pada awalnya terlihat negatif. Seseorang yang sehat bisa dengan tiba-tiba terserang penyakit yang fatal atau kehilangan kemampuan fisik karena kecelakaan. Sekali lagi, seseorang yang kaya bisa saja kehilangan seluruh kekayaannya dengan tiba-tiba.
Hidup seperti menaiki roller-coaster. Reaksi orang berbeda-beda ketika menaikinya. Jika kejadian yang muncul menyenangkan, reaksi mereka baik-baik saja. dalam definisi ini imannya kukuh dan kuat. ia dalam sisi "baik" Akan tetapi, ketika dihadapkan pada hal-hal yang tidak diharapkan, mereka cenderung kecewa, bahkan marah. Kemarahan mereka itu bisa memuncak, bergantung pada sejauh mana mereka berhubungan dengan peristiwa tersebut dan pencapaian mereka dalam masalah ini. Kencenderungan ini biasa terjadi dalam masyarakat yang tenggelam dalam kebodohan.
Ada juga di antara mereka yang saat kecewa berkata, "Pasti ada kebaikan di dalamnya." Bagaimanapun juga, kalimat yang diucapkan tanpa memahami arti sebenarnya hanya semata-mata kebiasaan masyarakat saja.
Masih ada sebagian orang yang memiliki keinginan untuk memikirkan maksud Ilahiah dalam setiap peristiwa, apakah yang mungkin terdapat dalam kejadian-kejadian yang sepele. Akan tetapi, ketika mereka dihadapkan pada peristiwa yang lebih besar, yang sangat mengganggu, tiba-tiba mereka melupakan niat tersebut. Sebagai contoh, seseorang mungkin tidak akan tertekan saat mesin mobilnya rusak tepat ketika ia harus berangkat ke kantor dan ia berusaha berprasangka baik terhadap kejadian tersebut. Akan tetapi, jika keterlambatannya itu membuat bosnya marah atau menjadi alasan hilangnya pekerjaan, ia lalu mencari-cari alasan untuk mengeluh. Dia mungkin akan bersikap sama jika kehilangan perhiasan atau jam mahal. Contoh-contoh ini menunjukkan kepada kita bahwa ada beberapa kejadian kecil yang menyebabkan orang bereaksi dengan wajar atau mereka mau berbaik sangka bahwa hal tersebut mengandung kebaikan. Akan tetapi, contoh-contoh lainnya yang tidak biasa dapat membuatnya mencari pembenaran atas keangkuhan dan kemarahan mereka.
Di sisi lain, sebagian orang hanya menghibur diri dengan berpikir demikian tanpa memiliki pegangan makna yang benar terhadap "melihat kebaikan dalam segala hal". Dengan sikap demikian, mereka percaya bahwa hal tersebut dapat menjadi cara untuk menciptakan kenyamanan bagi mereka yang tengah tertimpa masalah. Misalnya yang terjadi pada anggota keluarga yang bisnisnya tengah berantakan atau seorang teman yang gagal dalam ujian. Bagaimanapun juga, jika kepentingan merekalah yang dipertaruhkan dan mereka terlihat tak sedikit pun memikirkan kebaikan apa yang ada di balik peristiwa tersebut, mereka telah berlaku bodoh.
mungkin ga sebernya gini. apa yang kita lihat kebaikan dan keberuntungan belum tentu baik menurut Tuhan, dan apa-apa yang menurut Tuhan baik bisa jadi kita melihatnya sebagai musibah atau keburukan.
ketika kita gagal, ketika ditimpa musibah, ketika sakit dan sebagainya, bisa jadi kita menganggap bahwa kemalangan itu berasal dari kurangnya iman kita. tapi. coba deh berpikir gini. ujian yang terberat tentu untuk mereka yang memang memiliki kualitas dan kemampuan yang sama "kelas berat"nya.. bukan begitu??? mereka pemenang medali emas olimpiade fisika misalnya.. tentu kualitas ujiannya/test-nya berbeda dengan kita yang nilai rata-rata fisikanya 5,4 bener dong??
Sebenarnya, melihat kebaikan dalam segala hal merupakan ungkapan yang biasa. Dalam kehidupan kita sehari-hari, orang sering mengatakan, "Pasti ada kebaikan (hikmah) di balik kejadian ini," atau, "Ini merupakan berkah dari Tuhan."
Biasanya, banyak orang mengucapkan ungkapan-ungkapan tersebut tanpa memahami arti sebenarnya atau semata-mata hanya mengikuti kebiasaan masyarakat yang tidak ada maknanya. Kebanyakan mereka gagal memahami arti yang sebenarnya dari ungkapan-ungkapan tersebut atau bagaimana pemahaman itu dipraktikkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Pada dasarnya, kebanyakan manusia tidak sadar bahwa ungkapan-ungkapan tersebut tidak sekadar untuk diucapkan, tetapi mengandung pengertian yang penting dalam kejadian sehari-hari.
Kenyataannya, kemampuan melihat kebaikan dalam setiap kejadian, apa pun kondisinya-baik yang menyenangkan maupun tidak-merupakan kualitas moral yang penting, yang timbul dari keyakinan yang tulus akan Tuhan, dan ini bisa merupakan sebuah ukuran yang cukup universal untuk membedakan iman dan lawan mainya, tidak beriman. Dan pendekatan tentang kehidupan yang disebabkan oleh keimanan. Pada akhirnya, pemahaman akan kebenaran ini menjadi sangat penting dalam menuntun seseorang tidak hanya untuk mencapai keberkahan hidup di dunia dan akhirat, tetapi juga juga untuk menemukan kedamaian dan kebahagiaan yang tak akan berakhir.
Tanda pemahaman yang benar akan arti iman adalah tidak adanya kekecewaan akan apa pun yang terjadi dalam kehidupan ini. Sebaliknya, jika seseorang gagal melihat kebaikan dalam setiap peristiwa yang terjadi dan terperangkap dalam ketakutan, kekhawatiran, keputusasaan, kesedihan, dan sentimentalisme, ini menunjukkan kurangnya kemurnian iman. begitu juga cara dan kualitas bersyukurnya, dengan cara-cara yang tentu Kebingungan ini harus segera dienyahkan dan kesenangan yang berasal dari keyakinan yang teguh harus diterima sebagai bagian hidup yang penting. Orang yang beriman mengetahui bahwa peristiwa yang pada awalnya terlihat tidak menyenangkan, termasuk hal-hal yang disebabkan oleh tindakannya yang salah, pada akhirnya akan bermanfaat baginya. Jika ia menyebutnya sebagai "kemalangan", "kesialan", atau "seandainya", ini hanyalah untuk menarik pelajaran dari sebuah pengalaman. Dengan kata lain, orang yang beriman mengetahui bahwa ada kebaikan dalam apa pun yang terjadi. Ia belajar dari kesalahannya dan mencari cara untuk memperbaikinya. Bagaimanapun juga, jika ia jatuh dalam kesalahan yang sama, ia ingat bahwa semuanya memiliki maksud tertentu dan mudah saja memutuskan untuk lebih berhati-hati dalam kesempatan mendatang. Bahkan jika hal yang sama terjadi puluhan kali lagi, seorang yang beriman harus ingat bahwa pada akhirnya peristiwa tersebut adalah untuk kebaikan dan menjadi hak Tuhan yang kekal.
ada sebuah kata-kata aneh menurut gue.. tapi mungkin juga bijak.. yah sedikit paradoks lah..
"kesenangan sebenernya hanyalah sebuah kesengsaraan yang tertunda dan kesengsaraan bisa merupakan kebahagiaan dan kesenangan yang tertunda"
mmmm… Iman??? siapa takut???
0 Responses to “Arti Iman dan Agnes Monica”
Leave a Reply